Senin, 07 Agustus 2017

Cara Menggunakan Tensi Digital


Saat ini, mengukur tekanan darah sangatlah mudah, bisa dilakukan sendiri di rumah. Hal ini bisa terjadi karena adanya teknologi digital pada alat tensimeter.

Berbeda halnya ketika zaman kakek nenek kita dulu. Alat baca pada tensimeter masih berupa air raksa. Pada tensimeter jenis ini, pengukuran tekanan darah harus dilakukan oleh petugas terlatih.

Ketika zaman sedikit bertambah canggih dimana tensimeter sudah berupa jarum, tetap dibutuhkan petugas kesehatan terlatih untuk melakukan pengukuran.

Kenapa?

Karena untuk menentukan tekanan darah sistolik dan diastolik dibutuhkan stetoskop. Juga dibutuhkan kemampuan mendengarkan bunyi nadi yang mulai timbul dan mulai menghilang seiring dengan dikempeskannya manset.

Dengan tensi digital, semua itu berlangsung secara otomatis. Alat sendiri yang menentukan tekanan sistolik dan diastolik, dan bonus denyut nadi.

Agar hasil pengukuran akurat, cara menggunakan tensi digital harus dipahami dan dilakukan dengan benar. Berikut caranya:
  1. Duduk atau berbaring santai. Jika baru saja beraktifitas fisik misalnya berjalan atau makan, istirahatlah terlebih dahulu barang 15 menit.
  2. Pilih lengan yang tidak aktif. Jika kidal, pilih lengan kanan. Pun sebaliknya.
  3. Pasang manset sedemikian hingga tepi bawah manset berjarak sekitar 3 cm dari lipatan siku, dan selang udara terletak di atas. Sebelum manset dipasang, singkirkan lengan baju ke arah atas. . Manset atau cuff adalah kain persegi panjang berisi karet yang bisa diisi dengan udara.
  4. Rekatkan manset yang sudah dilingkarkan. Usahakan jangan terlalu ketat, tapi juga jangan terlalu longgar.
  5. Tekan tombol START. Tensi digital akan mulai bekerja. Tidak lama. Sekitar 30 sampai dengan 60 detik. Tensi digital bekerja secara otomatis. Alat ini akan mengisi manset dengan udara lalu mengeluarkannya secara perlahan sembari secara otomatis mengukur tekanan darah.
  6. Setelah selesai, di layar akan muncul tiga jenis angka, yaitu sistolik, diastolik, dan pulse (denyut nadi).
  7. Catat hasilnya dan ulangi pemeriksaan dua kali lagi.
  8. Jumlahkan ketiga hasil pemeriksaan lalu bagi 3, hasil akhirnya adalah angka tekanan darah dan denyut nadi Anda.

Walaupun cara menggunakan tensi digital di atas tampak sederhana, tapi jika tidak dilakukan, dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan. Oleh karena itu, untuk memastikan hasil pengukuran Anda tepat, sekali-kali dilakukan cross check dengan pemeriksa lain.

Semoga bermanfaat ...

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.