Senin, 13 Maret 2017

HIV/AIDS Menular Lewat Gigitan Nyamuk?

Penyakit HIV / AIDS masih duduk di jajaran penyakit mematikan. Walaupun saat ini sudah ditemukan obatnya, tapi obat tersebut hanya mampu mengontrol penyakit supaya tidak liar. Belum ada obat yang benar-benar manjur yang bisa membasmi virus HIV hingga ke akar-akarnya.

Virus HIV menular dari manusia ke manusia. Bisa lewat hubungan seksual, kontak darah, maupun lewat air susu.

Bagaimana dengan nyamuk? Bisakah HIV menular lewat darah yang diisap oleh nyamuk?

Saat seekor nyamuk menggigit seorang pengidap HIV, yang terisap bukan saja darah, tapi juga virus. Proses selanjutnya, darah masuk ke mulut nyamuk, lanjut ke tenggorokan, lambung, dan usus. Di usus virus HIV akan berakhir tragis. Tewas dan terurai.

Ketika nyamuk menggigit orang lain yang sehat, mulut nyamuk sudah bersih. Sedangkan virus yang ada di dalam usus, kalaupun belum mati, tetap tidak bisa kembali ke mulut untuk menginfeksi orang lain.

Itulah sebabnya nyamuk tidak bisa memindahkan virus dari seorang pengidap HIV ke orang sehat.

Tapi koq virus demam berdarah bisa?

Ini beda kasus.

Setelah virus DBD masuk ke usus nyamuk, alih-alih tewas seperti virus HIV, virus malah menginvasi sel nyamuk dan menggunakan sel tersebut sebagai mesin untuk memperbanyak diri.

Tak cukup sampai di situ. Virus DBD akan menyebar ke sekujur tubuh nyamuk, termasuk ke kelenjar ludah.

Nah, Ketika menggigit orang sehat, nyamuk akan menyuntikkan ludahnya ke tubuh korban. Tentu saja ludah yang sudah bercampur dengan virus. Selanjutnya, virus DBD berkembang dan menyebabkan penyakit demam berdarah pada manusia.

Muncul pertanyaan, mengapa virus DBD dapat berkembang di tubuh nyamuk sedangkan virus HIV tidak.

Jawabannya adalah ...

Virus DBD punya kunci yang cocok untuk membuka gerbang sel nyamuk lalu mengambil alih kontrol sel tersebut, sedangkan virus HIV tak punya.

Jadi, itulah sebabnya mengapa HIV / AIDS tidak bisa menular lewat gigitan nyamuk.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.