Rabu, 08 Maret 2017

Cara Kerja Pil KB Mencegah Kehamilan

Dalam setiap butir pil KB, terkandung dua jenis senyawa aktif. Namanya, estrogen dan progestin. Keduanya termasuk golongan hormon.

Jika keduanya diminum secara teratur dan dengan dosis yang sesuai, maka dapat mengganggu kesuburan. Seorang wanita menjadi sulit hamil karenanya, selama ia terus meminumnya.

Oleh karena itu, kedua hormon ini cocok sekali digunakan sebagai obat KB.

Barangkali ada diantara pembaca yang penasaran dan bertanya, bagaimana estrogen dan progestin mampu menghambat kehamilan.


Berikut uraian mengenai cara kerja pil KB mencegah kehamilan.

Estrogen dan progestin secara bersama-sama bekerja mencegah kehamilan melalui setidaknya 3 mekanisme, yaitu menghambat ovulasi, mengentalkan lendir mulut rahim, dan mencegah penebalan dinding rahim.

#1 Mencegah Ovulasi

Ovulasi adalah lepasnya sel telur yang telah matang dari indung telur. Sel tersebut kemudian masuk ke dalam lorong sempit yang disebut tuba fallopi. Di tempat ini, sambil berjalan pelan, ia menanti kedatangan sang arjuna.

Jika kebetulan ada sp3rma yang berhasil menerobos masuk, maka mereka akan bersatu. Lalu, turun bersama-sama ke dalam rahim dan menempel di salah satu bagian dinding rahim. Setelah itu, terus bertumbuh dan berkembang menjadi janin.

Ibu yang meminum pil KB, proses ovulasinya akan terhambat. Dengan demikian, tidak ada sel telur yang matang dan lepas.

Dalam situasi seperti itu, meskipun ada sp3rma yang masuk, pembuahan tidak akan terjadi. Sebabnya, sang puteri sedang tidak ada di tempat.

#2 Mengentalkan Lendir Mulut Rahim

Salah satu rintangan yang dialami sp3rma dalam perjalanannya menemui sel telur adalah mulut rahim. Di sini, saluran cukup sempit dan ada lendir yang menghambat. Walaupun banyak sp3rma yang tersangkut, berkat kegigihan tiada tara tetap ada yang berhasil lolos.

Pada ibu yang meminum pil KB, lendir mulut rahim mengental dan menjadi perangkap mematikan bagi sp3rma. Akibatnya, sangat kecil kemungkinan ada sp3rma yang bisa lolos.

#3 Mencegah Penebalan Dinding Rahim

Dinding rahim sangat unik. Tak seperti dinding lambung misalnya yang ketebalannya begitu-begitus saja. Dinding rahim dapat menebal dan menipis.

Dinding menebal menjelang dan selama masa subur dan menipis ketika haid.

Mengapa harus menebal?

Tujuannya agar dinding rahim menjadi semacam tanah gembur yang cocok untuk tempat tumbuh sel telur yang telah dibuahi.

Tetapi, ketika ibu mengkonsumsi pil KB, dinding rahim tak bisa menebal. Kalaupun menebal, ketebalannya tidak terlalu tebal. Akibatnya, sel telur yang telah dibuahi tidak mempunyai lahan untuk tumbuh kembang.

Akhirnya, kehamilan tidak terjadi.

Ketiga mekanisme yang telah diuraikan, semuanya berperan penting dan saling melengkapi. Inilah barangkali yang menjadi alasan mengapa pil KB sangat efektif mencegah kehamilan. Mencapai 99%.

Tapi, ada TAPI nya.

Efektifitas yang luar biasa bagus tersebut bisa didapat kalau obat KB diminum secara rutin dan benar.
Jika tidak, bisa saja kehamilan yang tidak direncanakan terjadi.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.