Sabtu, 18 Februari 2017

Tarivid Otic, Obat Telinga Bernanah di Apotik

Telinga bernanah merupakan penyakit yang banyak dijumpai di masyarakat. Hanya saja, penderita biasanya cenderung menyembunyikan penyakit ini karena rasa malu.

Penyakit telinga bernanah dapat mengenai siapa saja. Baik bayi, remaja, dewasa atau orang tua. Baik yang berada maupun yang tidak mampu.

Di kalangan awam, penyakit telinga bernanah disebut juga penyakit congek.

Pada beberapa kasus, penyakit telinga bernanah berlangsung dalam waktu lama alias kronis. Meskipun telah diobati berulang kali dengan berbagai macam obat, tetap saja tak kunjung sembuh. Gejala mungkin saja berkurang, tetapi beberapa saat kemudian akan kambuh kembali.

Untuk kasus telinga bernanah kronis yang ngeyel terhadap pengobatan biasanya sumber infeksinya adalah telinga tengah. Ruang telinga tengah adalah ruang yang berada di sebelah dalam dari gendang telinga.

Selain sumber infeksi yang berada di telinga tengah, bakteri penyebab infeksi juga kerap sudah bermutasi dan memiliki kekebalan terhadap antibiotik biasa.


Untuk mengatasi telinga bernanah kronis yang disebabkan bakteri mutan, salah satu pilihan alternatifnya adalah obat Tarivid Otic.

Kata otic perlu diperhatikan, karena ada Tarivid biasa yang berbentuk tablet. Kata otic bermakna untuk penggunaan di rongga telinga.

Mengapa Tarivid Otic?

Tetes telinga Tarivid Otic mengandung antibiotik yang berbeda dengan kandungan obat tetes telinga pada umumnya. Tarivid Otic mengandung senyawa aktif ofloksasin.

Ofloksasin adalah antibiotik golongan fluorokuinolon generasi kedua yang mempunyai khasiat luas. Antibiotik ini dapat membasmi banyak jenis bakteri. Selain itu, ofloksasin biasanya cukup ampuh membunuh bakteri yang sudah kebal dengan penisilin, amoksisilin, dan semacamnya.

Cara kerja ofloksasin terbilang mematikan bagi bakteri, yaitu langsung merusak DNA yang menjadi inti kehidupan dari bakteri. Dengan demikian, perkembangbiakan bakteri menjadi terhambat.

Aturan pakai Tarivid Otic adalah dua kali sehari selang 12 jam (misalnya pagi & malam). Sekali pemberian sebanyak 6 sampai 10 tetes. Sampai saat ini, penggunaan Tarivid Otic buat anak-anak yang menderita telinga bernanah atau berair belum dibolehkan. Masih perlu penelitian mengenai tingkat keamanan penggunaan obat ini pada mereka yang berusia sangat muda.

Cara penggunaan Tarivid Otic mirip dengan obat tetes telinga lainnya.  Cukup diteteskan ke lubang telinga yang sakit. Lalu diamkan 5 sampai 10 menit untuk memberi waktu obat bekerja dengan baik. Sebaiknya hindarkan posisi kepala yang menyebabkan obat tumpah keluar.

Obat Tarivid Otic adalah obat tetes telinga, jadi hanya boleh diteteskan pada telinga. Jangan sekali-kali meneteskannya ke hidung, mulut, apalagi mata. Bisa terjadi efek samping yang tidak diinginkan.

Obat produksi Kalbe Farma berkolaborasi dengan Daiichi ini dikemas dalam bentuk botol dengan isi 5 mililiter. Harganya lumayan mahal dibanding dengan obat tetes telinga biasa, yaitu sekitar 100 ribuan.

Sebenarnya, Tarivid Otic tidak hanya diindikasikan untuk telinga bernanah karena infeksi telinga tengah, tapi juga telinga bernanah atau berair akibat infeksi telinga luar. Telinga luar adalah ruang di sebelah luar gendang telinga. Pada kasus infeksi telinga luar, gendang telinga penderita biasanya masih baik dan pendengarannya masih tajam.

Jika setelah pengobatan dengan Tarivid Otic, telinga bernanah tak jua sembuh, maka sebaiknya berkonsultasi lagi dengan dokter spesialis THT.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.