Jumat, 08 Juli 2016

Pipa Ajaib untuk Hidrosefalus

Anda pasti sudah pernah menyaksikan penyakit yang satu ini: hidrosefalus. Kenapa? Karena jika ada kasus media akan heboh memberitakannya.

Penampakan penyakit hidrosefalus memang sangat mengenaskan. Kepala bayi membesar perlahan, sehingga tampak, maaf, seperti alien.

Biang keladinya, aliran cairan otak yang seharusnya lancar jaya seperti sungai, mengalami sumbatan di suatu tempat.

Cara untuk mengatasi penyakit hidrosefalus cukup unik, yaitu memasang pipa kecil yang bagian hulunya ditanam di rongga otak dan bagian hilirnya berada di rongga perut.

Pipa kecil yang disebut shunt, bertujuan untuk mengalirkan cairan otak yang melimpah. Dengan demikian tak membuat kerusakan di rongga kepala. Jika tak dialirkan, cairan yang terus diproduksi akan menguasai ruang tengkorak dan mengepres jaringan otak. Bisa dibayangkan apa jadinya, gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan mental. Bahkan jika tetap tak ditangani, bisa berujung pada kematian.

Pipa ajaib ini dipasang oleh dokter bedah saraf. Pasien dibius umum terlebih dahulu, lalu tulang tengkorak dibuka sedikit. Pipa dicolok masuk menuju rongga otak yang disebut ventrikel. Sedangkan ujung pipa satunya lagi didorong ke arah leher lewat bawah kulit. Dari leher, pipa terus didorong hingga masuk rongga perut.

Menjelang akhir operasi, dokter akan menguji apakah pipa sudah terpasang dengan benar. Jika sudah oke, luka operasi ditutup.

Satu hal yang menarik adalah pemasangan pipa pada anak. Saat anak bertambah tinggi, panjang pipa menjadi tidak memadai. Untuk kasus seperti ini, dokter akan menganjurkan operasi penggantian pipa.

Walaupun terdengar rada mengerikan, operasi pemasangan pipa umumnya berhasil mengendalikan hidrosefalus. Tekanan otak kembali normal.

Tapi perlu diketahui bahwa kerusakan yang terjadi sebelum pemasangan pipa, kadang-kadang ada yang menetap.

Oleh karena itu, ketika dokter menyarankan untuk segera operasi, jangan tunda lama-lama.



Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.