Jumat, 15 Juli 2016

Mengobati Skabies dengan Scabimite Cream

Banyak orang menyebutnya kudis.

Penyakit skabies termasuk jajaran elit penyakit gatalan. Gatal skabies bukan gatal biasa, tapi gatal luar biasa. Saking gatalnya, penderita penyakit kudis akan menggaruk dengan keras dan lama. Hingga bagian yang gatal lecet dan berdarah. Jika sudah demikian, tunggu saja timbul nanah dan bengkak.

Sumber gatal penyakit skabies adalah kutu kecil bernama Sarcoptes scabei. Kutu ini hanya dapat dilihat di bawah mikroskop. Bentuknya jelek dan mengerikan.

Kutu skabies berkembang biak dengan bertelur. Dia meletakkan telurnya di kulit. Telur-telur tersebut selang beberapa hari akan menetas menghasilkan kutu baru. Demikian seterusnya. Semakin lama semakin banyak kutu. Akibatnya, kulit semakin gatal dan bagian yang terkena semakin banyak.

Tangan penderita biasanya menggaruk ke mana-mana. Itulah sebabnya kutu skabies dapat muncul di beberapa tempat, misalnya sela jari tangan, pergelangan tangan, leher, kaki, dan sebagainya.

Untuk membunuh Sarcoptes scabei tidak bisa dengan antibiotik, antivirus, atau antijamur. Tapi harus dengan insektisida. Ada yang kaget?

Ya betul, insektisida yang persis sama dengan yang ada di kapur ajaib atau yang ada di insektisida yang digunakan oleh petani. Tapi jangan khawatir, insektisida untuk membunuh kutu skabies pada manusia sudah melalui penelitian panjang sehingga relatif lebih aman.

Insektisida tersebut adalah permethrin. Dikemas dalam bentuk salep dengan kandungan 5%. Di Indonesia, dijual dengan merek dagang Scabimite.

Cara pemakaian Scabimite tidak seperti salep kulit biasa. Caranya yaitu dengan mengoleskannya di lokasi yang sakit. Usahakan jangan diganggu gugat dulu selama 8-12 jam. Oleh karena itu, idealnya dipakai menjelang tidur.

Seminggu kemudian, diulang sekali lagi. Tujuannya, menghabisi kutu yang baru menetas. Perlu diketahui bahwa Scabimite mampu membunuh kutu, tapi ga mempan membasmi telurnya. Jadi tunggu menetas dulu baru dituntaskan.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.