Jumat, 01 Juli 2016

Fenomena Pingpong Penderita Kencing Nanah

Pasti sudah pada tahu permainan pingpong. Dua atau empat pemain bergantian memukul bola sehingga bola terlempar bolak balik.

Terinspirasi dari permainan pingpong, muncul istilah fenomena pingpong, khususnya pada penyakit kencing nanah.

Fenomena pingpong menyebabkan penderita kencing nanah kambuh-kambuh terus. Meskipun sudah berobat berulang kali.

Kencing nanah disebut juga Gonorrhea, sering disingkat GO. Gejala paling menonjol, nyeri saat kencing dan keluar nanah. Gejala ini muncul sebagai hasil infeksi bakteri Neisseria gonorrhea di sepanjang kulit mukosa saluran kemih.

Derita akibat gejala yang berat umumnya dirasakan hanya kaum pria. Sedangkan kaum wanita seringkali asimptomatik, alias tak bergejala. Selidik punya selidik, perbedaan beratnya derita tersebut ternyata akibat saluran kencing pria jauh lebih panjang. Kurang lebih 20 cm. Wanita hanya 2,5 - 4 cm.

Kencing nanah menular lewat hubungan seksual, dari pria ke wanita atau sebaliknya. Penularan berjalan senyap, sering tidak disadari. Tiba-tiba saja muncul keluhan.

Seorang pira yang jajan di luar dapat membawa oleh-oleh bakteri N. gonorrhea untuk istrinya di rumah. Karena takut ketahuan istri dan karena istri tampak normal-normal saja, maka hanya suami yang berobat. Sembuh.

Tetapi ketika berhubungan lagi dengan istrinya yang sudah dititipi bakteri GO, suami tertular lagi. Berobat lagi. Sembuh lagi. Demikian seterusnya.

Fenomena inilah yang disebut fenomena pingpong.

Fenomena bolak balik ini baru berhenti jika keduanya, baik suami maupun istri berobat bersamaan.

Dan pesan bagi suami, kalau tak mau di pingpong, jangan jajan!

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.