Sabtu, 16 Juli 2016

Cegah Bahaya Kanker Serviks dengan Pemeriksaan IVA

Kanker serviks masuk dalam jajaran penyakit sangat berbahaya. Sebabnya, penyakit ini dapat berujung pada kematian.

Di stadium lanjut, kanker serviks menyebar ke struktur sekitarnya seperti usus, rahim, dan lain-lain.

Tak hanya itu, kanker serviks juga membuka cabang di organ-organ yang jauh seperti paru-paru, ginjal, tulang dan sebagainya. Di lokasi itu, sel kanker menggandakan diri tak terkendali dan merusak organ yang ditumpanginya.

Kegagalan fungsi organ inilah yang membahayakan nyawa.

Sebenarnya bahaya kanker serviks bisa dicegah dengan menemukan dan memberantas sel kanker sedini mungkin. Ketika belum menyebar kemana-mana. Ketika masih terbatas di tempat munculnya, yaitu mulut rahim.

Cara penemuan dini kanker serviks salah satunya melalui pemeriksaan inspeksi visual dengan asam asetat (IVA).

Metode IVA mempunyai beberapa keunggulan. Selain tidak memerlukan alat yang canggih-canggih amat, juga dapat dilakukan di puskesmas. Di samping itu, asam asetat yang menjadi bahan utama pemeriksaan harganya murah meriah.

Cara pemeriksaan IVA sangat sederhana. Awalnya jalan lahir dibuka dengan bantuan cocor bebek. Tujuannya agar mulut rahim dapat terlihat dengan baik. Kemudian asam asetat dengan kadar 3% atau 5% dioleskan ke mulut rahim. Tunggu satu dua menit untuk melihat hasilnya. Jika ada bercak putih maka hasil dianggap positif.

Bercak putih berasal dari sel kanker yang mengalami penggumpalan oleh asam asetat.

Idealnya, pemeriksaan IVA dilakukan setiap 3 tahun sekali. Ada juga yang menyarankan tiap 5 tahun. Tetapi jika hasil pemeriksaannya positif. Maka tahun berikutnya harus diperiksa kembali.

Siapa saja yang sebaiknya menjalani pemeriksaan IVA? Pertama, mereka yang sudah tidak perawan.  Ini serius. Karena kalo masih perawan, mulut rahim masih terlindungi oleh segel alami. Dan sangat dilarang merusak segel tersebut tanpa hak!

Kedua, wanita yang berusia 25-60 tahun. Dan ketiga, sedang tidak haid dan tidak hamil.

Oh ya, ada satu lagi. 24 jam sebelum pemeriksaan dilarang berhubungan intim.

Jika hasilnya positif, mulut rahim disemprot dengan pendingin ekstrim (CO2 atau Nitrogen). Tujuannya agar sel yang menjadi cikal bakal kanker mati. Dengan demikian, kanker serviks tidak akan berkembang.



Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

1 komentar:

obat hammer mengatakan...

Terima kasih atas informasinya, saya senang bisa berkunjung ke halaman website anda.
hammer of thor
hammer of thor testimoni
ciri ciri hammer of thor asli

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.