Senin, 11 Juli 2016

Cacing Kecil Penyebab Kaki Gajah

Kasusnya gak sebanyak DBD, tapi jika ada penderita ditemukan pasti bakalan heboh. Wartawan, anggota DPR, dan lain-lain bakal angkat bicara. Media sosial akan dipenuhi berbagai macam pendapat, dari yang masuk akal sampai yang di luar nalar.

Penyakit kaki gajah memang eksklusif.

Walaupun namanya memuat kata gajah, penyakit ini tak ada kaitannya dengan gajah. Penyebabnya malah cacing kecil yang disebut cacing filaria.

Cacing yang tak kasat mata ini dapat membuat ukuran anggota tubuh membesar, seperti gajah. Caranya dengan menyumbat aliran getah bening.

Walaupun cacing ini ukurannya mikro, tapi tidak berpengaruh terhadap kesuburannya. Gampang beranak pinak sehingga jumlahnya bejibun.

Tempatnya pun bukan di usus seperti halnya cacing gelang. Cacing filaria hidup di dalam pembuluh darah dan saluran getah bening. Cacing ini ikut beredar bersama darah dan getah bening.

Jika jumlahnya membludak, maka sekali waktu akan tersangkut di tikungan saluran getah bening. Biasanya di kelenjar getah bening pangkal paha. Kalau yang nyangkut banyak, maka saluran akan tersumbat dan aliran getah bening akan terbendung. Kelanjutannya bisa dibayangkan. Getah bening menumpuk di bagian hulu, yaitu di kaki.

Efeknya, kaki membesar, menyerupai kaki gajah.

Sayangnya, efek kaki gajah ini bersifat menetap. Walaupun cacing sudah dibasmi dengan obat DEC atau dietil karbamazin, kaki gajah pantang surut. Tetap seperti sedia kala.

Satu-satunya jalan yang ada saat ini adalah dengan mengoperasi kulit kaki. Caranya, kulit disayat lalu bagian bawahnya dibuang. Kulit kemudian di pasang kembali. Prosedur operasinya tak segampang yang dibayangkan. Membutuhkan waktu lama dan ketelatenan dokter.

Karena efeknya yang kerap membuat minder penderitanya dan karena sulitnya pengobatan, maka cara menghadapi penyakit kaki gajah adalah pencegahan.  Yaitu dengan minum obat DEC sekali setahun selama lima tahun berturut-turut.

Minta aja di puskesmas, banyak koq. Gratis pula.



Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

4 komentar:

TUKANGCOLONG mengatakan...

amit2 ya semoga kita semua gak terjangkit ya dok...

Blog-Dokter mengatakan...

Betul sekali. Jangan sampe kena deh.

Wuri Wulandari mengatakan...

Nice info dok

iChal Zen mengatakan...

Makasih

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.