Rabu, 29 Juni 2016

Inilah Alasan Gay Lebih Berisiko Terjangkit HIV

Hal yang tidak digunakan pada tempatnya, biasanya hasilnya tidak baik. Misalnya, sepatu kantor dipakai untuk jogging. Pastilah sepatunya bakalan robek dan kaki bakalan lecet.

Demikian pula dengan hubungan sesama jenis. Kaum gay lebih berisiko terjangkit HIV karena penularan lebih gampang terjadi pada hubungan seksual lelaki dengan lelaki.

Sudah lama diketahui bahwa penularan HIV masyhur melalui tiga cara. Pertama, lewat jarum suntik atau transfusi darah. Kedua, dari ibu ke anaknya. Ketiga, melalui hubungan seksual. Dari ketiganya, penularan lewat hubungan seksual lah yang paling banyak.

Penularan lewat hubungan seksual dapat terjadi karena virus yang menghuni cairan kelamin masuk ke tubuh lawan main melalui luka yang muncul selama aktifitas seksual.

Luka?

Ya, selama hubungan, timbul luka sangat kecil akibat gesekan. Saking kecilnya, luka itu tak terlihat dan tak terasa. Tapi lebih dari cukup sebagai pintu masuk virus yang ukurannya memang mikro.

Diantara beberapa tipe hubungan seksual, tipe lelaki dengan lelaki lah yang paling berisko. Apa sebab? Kulit 4nus lebih tipis sehingga lebih gampang luka.

Nah, karena risikonya yang berlipat-lipat, dan karena HIV belum ada obat yang sanggup menuntaskannya, alangkah bijaknya jika hubungan tak lazim ini dihindari.

Bisa? insyaAllah bisa. Tobat, Berdoa, Berusaha.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.