Jumat, 22 April 2016

Dosis Maksimal Parasetamol Anak

Salah satu obat demam yang cukup aman baik bagi bayi maupun anak adalah parasetamol. Obat ini telah digunakan puluhan tahun dari generasi ke generasi.

Walaupun aman, penggunaan obat ini tidak boleh sembarangan. Tetap harus mengikuti anjuran dokter. Jika tidak, dapat terjadi efek samping yang tidak diinginkan.

Di pasaran, untuk bayi atau anak, parasetamol tersedia dalam bentuk sirup. Merk generiknya adalah parasetamol atau asetaminofen, sedangkan merek dagangnya ada berbagai macam, contohnya sanmol, pamol, hufagesic, dan lain-lain.

Biasanya, satu botol sediaan sirup berisi 60 ml dan setiap 5 militer mengandung 120 mg parasetamol. Sendok takar (sdt) yang ada dalam kemasan berukuran 5 mililiter sehingga mudah menakarnya.

Berbeda dengan orang dewasa dimana dosis cukup mudah menghitungnya, yaitu 3 – 4 kali 1 tablet (500 mg) per hari (24 jam), maka dosis bayi dan anak harus disesuaikan dengan berat badannya.

Dosis lazim bayi dan anak adalah 10 mg per kg berat badan (KgBB) per pemberian. Sedangkan dosis maksimal parasetamol anak maupun bayi adalah 15 mg per kg berat badan per kali pemberian. Jumlah pemberian bisa 3 kali sehari atau 4 kali sehari.

Jika berat badan anak 10 kg, maka dosis lazim per kali pemberian adalah 10 mg x 10 kgBB = 100 mg. Jika dikonversi menjadi sendok takar yaitu 100 mg/120 mg = 0,8 sdt. Sedangkan dosis maksimalnya adalah 15 mg x 10 kgBB = 150 mg. Jika dikonversi menjadi sendok takar, maka jumlahnya adalah 150 mg/120 mg = 1,25 sdt.

Agak susah membuat takaran 0,8 atau 1,25 sdt, oleh karena itu sering diambil nilai antaranya yaitu 1 sendok takar. Jadi dosis bagi anak dengan berat 10 kg adalah 1 sendok takar dengan 3 atau 4 kali pemberian sehari semalam.

Jika berat badan anak 20 kg, dosis lazim adalah 10 mg x 20 kgBB = 200 mg. Jumlah sendok takar 200 mg/120 mg = 1,6 sdt. Dosis maksimal 15 mg x 20 kgBB = 300 mg. Jumlah sendok takar 300 mg/120 mg = 2,5 sdt. Untuk simpelnya, diambil nilai diantara 1,6 dan 2,5 sdt yaitu 2 sendok takar.

Dengan berpatokan berat badan 10 dan 20 kg, dapat ditentukan bahwa dosis anak 5 kg adalah sekitar setengah sendok takar dan dosis anak 15 kg adalah 1,5 sendok takar.

Bagaimana dengan anak yang berat badannya 8 kg?

Anak 8 kg boleh diberi 1 sendok takar.

Lho, apa tidak berbahaya?

Dosis maksimal anak 8 kg adalah 15 mg x 8 KgBB = 120 mg, jadi pas satu sendok takar.

Demikian, semoga bermanfaat.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.