Senin, 11 Januari 2016

Sakit Kepala Berkepanjangan, Waspada Mata Minus

Saya beberapa kali menemukan kasus yang cukup unik. Pasien mengeluh sakit kepala yang berkepanjangan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Sudah berobat kemana-mana dan sudah mengkonsumsi berbagai macam obat, tetap saja sakit kepalanya tidak hilang-hilang. Kalaupun reda, biasanya hanya sementara.

Kadangkala pasien menduga bahwa ia menderita tumor otak dan tentu saja ini akan menjadi beban batin bagi mereka.

Sebelum vonis tumor otak dijatuhkan, ada baiknya mempertimbangkan diagnosis mata minus. Gangguan penglihatan ini sering menyebabkan sakit kepala kronis, tetapi luput dari pengamatan dokter maupun pasien sendiri.

Sakit kepala berkepanjangan akibat mata minus berbeda gejalanya dengan sakit kepala biasa atau sakit kepala akibat tumor otak misalnya.

Ciri-ciri sakit kepala karena mata minus antara lain adalah:
  • Sakit kepala sebelah depan, merata kiri kanan, atau condong ke salah satu sisi, kiri atau kanan. Pada kondisi yang parah, mata rasanya mau copot.
  • Sakit kepala biasanya muncul menjelang siang sampai sore hari. Pasien biasanya tidak mengeluh apa-apa di pagi hari, kecuali jika subuhnya menonton televisi.
  • Sakit kepala bertambah jika melakukan perjalanan di bawah terik sinar matahari, terutama kalau berjalan kaki atau naik kendaraan roda dua.
  • Hampir setiap hari mengkonsumsi obat pereda sakit kepala, tapi hanya efektif beberapa jam saja sebelum sakit kepala kambuh kembali.
  • Tidak terlalu jelas ketika melihat benda atau tulisan yang agak jauh. Seringkali pasien memicingkan mata agar benda atau tulisan terlihat lebih jelas.

Prinsip pengobatan sakit kepala akibat mata minus adalah menormalkan gangguan penglihatan. Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan kacamata. Selain itu, dapat juga menggunakan lensa kontak atau menjalani operasi LASIK.

Perlu diperhatikan bahwa pada saat pemeriksaan ketajaman penglihatan, usahakan mata rileks saja, tak perlu memicingkan mata untuk melihat huruf-huruf yang diujikan oleh pemeriksa. Selain itu, tanyakan pada pemeriksa kemungkinan adanya kelainan mata silinder. Karena kelainan ini sering menjadi penyebab sakit kepala yang amat sangat dan juga sering luput dari pemeriksaan.

Demikian, semoga bermanfaat.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

1 komentar:

Kacamata Minus mengatakan...

terimakasih. sangat bermanfaat sekali untuk saya

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.