Minggu, 26 Juli 2015

Benarkah Bodrex PE tidak menyebabkan kantuk?

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa obat batuk pilek dapat menimbulkan kantuk. Oleh karena itu, pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi misalnya menyetir mobil dilarang mengkonsumsi obat-obat tersebut.

Belakangan sering muncul di TV iklan Bodrex PE. Obat batuk pilek ini diklaim tidak menimbulkan kantuk. Klaim ini tentunya memicu pertanyaan, benarkah? Secara obat batuk pilek identik dengan mengantuk.

Obat batuk pilek umumnya terdiri dari kombinasi beberapa macam obat yang dikemas dalam satu tablet atau kaplet. Isinya ada obat pereda nyeri sekaligus obat demam (parasetamol), obat pilek (fenileprin HCl, fenilprofanolamin, pseudoefedrin, dll), obat batuk (gliseril guaikolat, dekstrometorfan, bromheksin, ambroksol, dll), serta antihistamin (CTM) yang berfungsi sebagai obat alergi atau gatal baik di hidung atau tenggorokan. Di antara obat tersebut, antihistamin mempunyai efek samping ngantuk. Pada beberapa orang, rasa kantuk ini tidak main-main, harus segera dibawa tidur.

Untuk menjawab pertanyaan benarkah Bodrex PE tidak menyebabkan kantuk, perlu kita analisis isinya. Menurut daftar isi yang tertera pada kemasan, satu tablet Bodrex PE mengandung:

1. Parasetamol 500 mg
2. Phenylephrine 10 mg
3. Glyceryl Guaiacolate 50 mg
4. Bromhexine HCl 8 mg

Dari daftar di atas, tak satupun kandungan yang tergolong antihistamin. Parasetamol adalah obat demam dan nyeri, phenylephrine adalah obat pilek, Glyceril Guaiacolate adalah ekspktoran yaitu golongan obat batuk yang membantu pengeluaran dahak, sedangkan Bromhexine HCl adalah obat batuk tipe pengencer dahak. Oleh karena tidak mengandung antihistamin, maka betul adanya obat Bodrex PE tidak menyebabkan kantuk.

Mungkin ada yang bertanya, apa arti PE? Dua huruf ini diambil dari kata PhenylEphrine. Tampaknya phenylephrine adalah kandungan andalan dari obat ini. Memang, sampai saat ini masih jarang obat pilek yang dijual bebas yang mengandung phenylephrine.

Semoga bermanfaat ...

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.