Senin, 22 Juni 2015

Obat Pembasmi Kutu Rambut Ampuh

Bagi sebagian orang, kedengaran aneh bahwa di zaman ‘layar sentuh’ saat ini masih ada orang yang kutuan. Tapi inilah kenyataan. Kalo mau berepot-repot mensurvei, hasilnya mungkin cukup mengejutkan, angka kutuan masih tinggi, walaupun banyak yang malu-malu mengaku.

Fenomena kutuan sepertinya sulit diberantas hingga tuntas. Pasalnya, kutu-kutu dapat menular dengan cepat dari orang ke orang, apalagi yang rambutnya sering bersentuhan. Hal ini sering dijumpai pada anak-anak.

Pertanyaannya, bagaimana mengobatinya jika terlanjur terkena?

Saat ini di apotek tersedia berbagai macam obat kutu. Salah satu yang terkenal adalah yang mengandung permethrin 1% (nama dagangnya PediTox). Dahulu, merk dagang ini mengandung heksaklorosikloheksan 0,5%. Tetapi kemudian diganti karena efek sampingnya yang cukup banyak dan telah dilarang penggunaannya di berbagai negara.

Harap diperhatikan cara pemakaiannya. Walaupun sama merk, cara pakainya berbeda. Jika PediTox permethrin 1% cara pakainya adalah dengan dioleskan di rambut dan dibiarkan selama 10 menit lalu bilas, sedangkan PediTox heksaklorosikloheksan cara pakainya, sama dengan dioleskan tapi dibiarkan selama 12 jam baru dibilas. Rupanya, selain efek samping serius cara pakainya juga lebih ribet :)

Permethrin saat ini luas digunakan dan dianggap lebih aman, bahkan bagi bayi atau anak. Alasannya, obat ini kurang diserap oleh kulit sehingga tidak masuk ke dalam tubuh.

Walaupun obat kutu rambut boleh digunakan, tetapi alangkah baiknya jika dilakukan langkah pencegahan agar tidak terjangkit penyakit kutuan. Caranya antara lain menjaga kebersihan diri dan menghindari kontak erat dengan penderita kutuan. Jika sudah terlanjur terkena, bisa dengan memotong rambut atau menggundulnya sekalian, atau dengan shampoo biasa. Saat mandi, usapkan shampoo ke rambut secara merata, biarkan 5 sampai 10 menit biar kutunya kelelep :) Ulangi beberapa kali untuk memastikan kutu-kutu yang baru menetas ikut mati.

Demikian, semoga bermanfaat.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

Tidak ada komentar:

BACA JUGA

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam blog BLOG-DOKTER hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata. Baca DISCLAIMER selengkapnya.